RUANGLARI

Bedah Rahasia Lari Andreas Almgren: Sukses dengan High Volume & Double Days

Seputar lari • 09 Feb 2026 • Administrator • 487 views
Bedah Rahasia Lari Andreas Almgren: Sukses dengan High Volume & Double Days

Bedah Rahasia Lari Andreas Almgren: Sukses dengan High Volume & Double Days

Pernahkah kamu bertanya-tanya apa yang membuat pelari elit Swedia, Andreas Almgren, begitu dominan di lintasan jarak jauh belakangan ini? Transisinya dari spesialis 800 meter menjadi pemecah rekor di 5.000 meter dan 10.000 meter bukanlah kebetulan. Jawabannya bukan sekadar bakat genetik, melainkan metode latihan Andreas Almgren yang sangat disiplin menerapkan high-volume runs dan strategi double days.

Kombinasi lari jarak jauh dengan volume tinggi dan sesi ambang batas (threshold) yang dilakukan dua kali sehari ini terbukti ampuh mendongkrak VO2 max dan ketahanan otot secara drastis. Namun, apakah strategi ekstrem ini cocok untuk semua pelari? Mari kita bedah rahasianya agar kamu bisa mengadaptasi teknik ini ke dalam rutinitas lari harianmu secara aman, efektif, dan bebas cedera.

Mengapa High-Volume Running Menjadi Kunci?

Dalam dunia lari jarak jauh, volume adalah raja. Almgren tidak membangun kecepatannya dengan lari sprint setiap hari, melainkan dengan membangun fondasi aerobik yang sangat luas melalui high-volume running (lari dengan volume tinggi).

Secara sederhana, semakin banyak kilometer yang kamu tempuh dengan intensitas rendah (Zone 2), semakin efisien jantungmu memompa darah dan semakin banyak mitokondria yang tumbuh di ototmu. Almgren diketahui menempuh jarak mingguan (weekly mileage) yang sangat tinggi, seringkali melebihi 160-180 km per minggu.

Namun, volume tinggi bukan berarti lari cepat terus-menerus. Kuncinya adalah disiplin menjaga detak jantung tetap rendah pada sebagian besar sesi lari. Bagi kamu yang ingin mencoba meningkatkan volume, sangat penting untuk mengetahui zona latihan yang tepat. Kamu bisa menggunakan Running Calculator kami untuk menentukan zona detak jantung yang aman agar tidak terjadi burnout saat menambah jarak tempuh.

Konsep Double Days: Latihan Dua Kali Sehari yang Efektif

Salah satu senjata rahasia Almgren yang paling menarik perhatian adalah penerapan Double Days, atau latihan dua kali dalam satu hari. Namun, ini bukan sekadar lari pagi dan lari sore sembarangan. Almgren sering menerapkan metode yang dikenal sebagai "Double Threshold".

Apa itu Double Threshold?

Metode ini melibatkan dua sesi lari interval di ambang batas laktat (threshold pace) dalam satu hari—biasanya pagi dan sore. Tujuannya adalah untuk mendapatkan total volume intensitas tinggi yang lebih banyak daripada yang bisa dilakukan dalam satu sesi tunggal yang melelahkan.

Misalnya, daripada melakukan lari tempo keras selama 60 menit sekaligus yang bisa merusak otot, Almgren memecahnya menjadi:

  • Pagi: 5 x 6 menit di threshold pace.

  • Sore: 10 x 3 menit di threshold pace.

Dengan cara ini, tubuh mendapatkan stimulus aerobik yang masif tanpa kelelahan mekanis yang berlebihan. Agar strategi ini berhasil, kamu harus sangat disiplin soal kecepatan. Jangan lari terlalu cepat! Gunakan alat bantu seperti Strategi Pace untuk memastikan kamu berlari tepat di angka threshold, bukan di pace balapan yang membunuh kaki.

Cara Adaptasi Metode Almgren untuk Pelari Rekreasional

Tentu saja, kita bukan atlet elit yang punya waktu seharian untuk latihan dan pemulihan. Meniru jadwal Almgren mentah-mentah bisa menjadi resep bencana bagi pelari harian yang bekerja kantoran. Namun, prinsipnya tetap bisa kita ambil.

1. Tingkatkan Volume Secara Bertahap

Jangan langsung melompat dari 30 km per minggu ke 100 km. Tambahkan volume sekitar 10% setiap minggunya. Fokuslah pada konsistensi lari mudah (easy run) sebelum memikirkan double days.

2. Double Days untuk "Weekend Warrior"

Jika kamu ingin mencoba latihan dua kali sehari, cobalah di hari libur. Misalnya, lari pagi dengan durasi panjang (Long Run) dan sesi pemulihan (Recovery Run) singkat di sore hari, atau sebaliknya.

3. Perencanaan Jadwal yang Matang

Metode high volume membutuhkan manajemen waktu yang sangat baik. Kamu harus mengatur kapan waktu lari keras, kapan lari santai, dan kapan istirahat total. Tanpa jadwal yang terstruktur, risiko overtraining sangat tinggi. Cobalah susun Jadwal Lari mingguanmu dengan menyeimbangkan antara hari kerja dan sesi latihan berat.

Menentukan Pace yang Tepat dan Menjaga Teknik

Salah satu kesalahan terbesar pelari amatir saat mencoba meniru metode elit adalah berlari terlalu cepat di sesi mudah, dan terlalu lambat di sesi cepat. Dalam metode Almgren, akurasi adalah segalanya.

Saat kamu mulai lelah karena volume latihan yang tinggi, teknik lari seringkali berantakan. Bahu mulai naik, langkah kaki menjadi berat, dan postur membungkuk. Ini adalah pintu masuk cedera. Sangat disarankan untuk sesekali melakukan pengecekan teknik lari kamu. Kamu bisa memanfaatkan fitur Analisis Form Lari untuk memastikan efisiensi gerakmu tetap terjaga meskipun dalam kondisi lelah.

Ingat, Andreas Almgren tidak mencapai levelnya dalam semalam. Konsistensi, kesabaran dalam membangun volume, dan kedisiplinan menjaga pace adalah kunci utamanya. Jangan terburu-buru, nikmati prosesnya, dan biarkan tubuhmu beradaptasi secara alami.

Mau tips lari lebih banyak atau diskusi bareng pelari lainnya? Ikuti komunitas kami di Instagram untuk update harian seputar dunia lari!

Selamat berlari!

RUANGLARI

Lupa Password?
Atau lanjutkan dengan