RUANGLARI

Jatim Half Marathon 2026 Batal Mendadak H-2, Panitia Laporkan CEO ke Polisi

Seputar lari • 30 Jan 2026 • Administrator • 1,218 dibaca
Jatim Half Marathon 2026 Batal Mendadak H-2, Panitia Laporkan CEO ke Polisi
Event lari Jatim Half Marathon yang dijadwalkan pada 1 Februari 2026 resmi DIBATALKAN secara mendadak pada H-2 acara. Pembatalan ini dipicu oleh skandal dugaan penipuan oleh CEO EO (Firrizki Rohmatullah) yang dikabarkan kabur membawa dana dan gagal membayar kewajiban vendor. Ribuan pelari yang telah membeli tiket resmi melalui Kiostix.com menjadi korban, sementara pihak panitia internal saat ini sedang memproses laporan hukum ke kepolisian Surabaya.

SURABAYA – Kabar mengejutkan dan mengecewakan datang bagi komunitas lari di Jawa Timur. Ajang lari bergengsi yang dinanti-nanti, Jatim Half Marathon 2026 batal digelar. Pengumuman pembatalan ini terasa sangat mendadak karena terjadi hanya dua hari sebelum acara, yang seharusnya berlangsung pada Minggu, 1 Februari 2026.

Kabar ini sontak membuat ribuan calon peserta meradang. Isu yang beredar kencang di media sosial menyebutkan bahwa pembatalan ini dipicu oleh ulah Event Organizer (EO) yang tidak bertanggung jawab.

Kronologi Jatim Half Marathon 2026 Batal

Informasi pembatalan ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun media sosial yang menyuarakan keadilan bagi para peserta, seperti @viral_forjustice. Dalam tangkapan layar percakapan yang beredar, pihak yang mengaku sebagai panitia internal JHM (Jatim Half Marathon) menyatakan bahwa mereka juga menjadi korban.

Dalam pernyataan resminya, disebutkan bahwa event tersebut berada di bawah naungan Founder/CEO EO bernama Firrizki Rohmatullah.

"Bahwa event JHM yang berada di bawah Founder/CEO EO atas nama Firrizki Rohmatullah dinyatakan DIBATALKAN. Pembatalan ini terjadi karena terdapat beberapa kewajiban kepada vendor yang tidak dapat dipenuhi," tulis pernyataan dalam poster merah yang beredar luas.

Ketidakmampuan EO membayar vendor ini menjadi alasan utama mengapa Jatim Half Marathon 2026 batal dilaksanakan, meskipun persiapan peserta sudah mencapai tahap akhir.

Dugaan Penipuan dan EO Kabur

Kemarahan peserta memuncak ketika muncul dugaan bahwa sang CEO melarikan diri. Pihak panitia internal sendiri mengaku merasa dirugikan dan menduga kuat telah menjadi korban penipuan oleh CEO mereka sendiri.

"Infonya EO-nya kabur. Mungkin bisa dibantu diviralkan min, tentunya sudah banyak yang tertipu," bunyi laporan salah satu pelapor yang viral di Instagram.

Saat ini, panitia JHM dikabarkan sedang melakukan proses pelaporan dan klarifikasi resmi ke pihak kepolisian di Surabaya atas dugaan tindak pidana penipuan ini.

Nasib Tiket Peserta via Kiostix

Banyak peserta yang mempertanyakan nasib uang pendaftaran mereka. Diketahui, penjualan tiket resmi dilakukan melalui platform Kiostix.com. Dengan status Jatim Half Marathon 2026 batal, prosedur pengembalian dana (refund) menjadi perhatian utama.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada mekanisme refund yang jelas mengingat dana diduga dibawa oleh pihak EO. Para peserta dihimbau untuk terus memantau informasi resmi dan mengumpulkan bukti transaksi pembelian tiket di Kiostix sebagai bahan laporan jika diperlukan.

Komunitas Lari Bergerak

Kasus ini menambah daftar panjang event lari di Indonesia yang bermasalah. Para pelari diimbau untuk bersatu mengawal kasus ini agar pelaku segera tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Bagi Anda yang menjadi korban, disarankan untuk bergabung dengan forum komunikasi korban untuk melakukan pelaporan kolektif agar kasus Jatim Half Marathon 2026 batal ini segera diusut tuntas oleh pihak berwajib.

RUANGLARI

Lupa Password?
Atau lanjutkan dengan