COPENHAGEN — Dunia lari jarak jauh kembali menyaksikan kejutan besar. Atlet muda Eritrea, Dawit Seare, berhasil mengalahkan salah satu pelari terbaik dunia, Jakob Ingebrigtsen, dalam final Elite 5K World Athletics Road Running Championships Copenhagen 2026.
Seare mencatat kemenangan dramatis setelah melakukan serangan terakhir pada 100 meter menjelang garis finis. Ia finis pertama dengan waktu 12 menit 56 detik, mengungguli Ingebrigtsen yang harus puas dengan medali perak lewat catatan 12:59.
Sementara itu, rekan senegaranya, Saymon Amanuel, melengkapi kejayaan Eritrea dengan merebut posisi ketiga melalui waktu 13:00.
Dawit Seare Tampil Mengejutkan di Finis Dramatis
Pertandingan Elite 5K putra di Copenhagen menghadirkan duel sengit sejak awal. Tidak banyak peserta dibandingkan nomor mile yang berlangsung sebelumnya, tetapi persaingan justru semakin dramatis.
Dawit Seare, atlet berusia 21 tahun yang datang sebagai juara 5000 meter Kejuaraan Afrika 2026, menunjukkan mental juara ketika menghadapi tekanan dari Ingebrigtsen.
Tidak ada pacemaker resmi dalam lomba ini. Pelari Prancis Flavien Szot mengambil inisiatif memimpin sejak awal dengan tempo tinggi, sementara rekan senegaranya Jimmy Gressier berada tepat di belakangnya.
Szot berperan sebagai pengatur tempo tidak resmi hingga sekitar kilometer kedua sebelum keluar dari lomba. Setelah itu, Gressier mengambil alih posisi depan dan membawa kelompok utama tetap rapat.
Pace Elite 5K Copenhagen 2026 Sangat Tinggi
Dengan jarak 5 kilometer dan waktu kemenangan 12:56, Dawit Seare mencatat pace rata-rata:
12:56 ÷ 5 km = sekitar 2 menit 35 detik per kilometer
Rincian pace:
| Atlet | Waktu | Pace/km |
|---|---|---|
| Dawit Seare | 12:56 | ±2:35/km |
| Jakob Ingebrigtsen | 12:59 | ±2:36/km |
| Saymon Amanuel | 13:00 | ±2:36/km |
Kecepatan tersebut menunjukkan level elite dunia, dengan para pelari mampu mempertahankan tempo di atas 23 km/jam sepanjang perlombaan.
Duel Seare dan Ingebrigtsen Berakhir di Meter Terakhir

Drama terbesar terjadi memasuki satu kilometer terakhir.
Pelari Ethiopia, Mezgebu Sime, mencoba meningkatkan tempo dan memecah kelompok. Hanya Dawit Seare yang mampu mengikuti akselerasi tersebut.
Jakob Ingebrigtsen sempat tertinggal, tetapi perlahan mengejar dan kembali masuk dalam perebutan kemenangan.
Saat memasuki sekitar 200 meter terakhir, Ingebrigtsen berhasil menyamai posisi Seare dan terlihat memiliki peluang besar untuk menang.
Namun, Seare menunjukkan kekuatan luar biasa. Atlet Eritrea tersebut kembali meningkatkan kecepatan pada fase akhir dan berhasil melewati Ingebrigtsen hanya beberapa meter sebelum finis.
Seare bahkan masih memiliki kesempatan untuk melakukan selebrasi sebelum menyentuh garis akhir.
Rekor Nasional Eritrea dan Musim Terobosan Dawit Seare
Kemenangan ini menjadi salah satu momen terbesar dalam karier Dawit Seare.
Catatan 12:56 tidak hanya membawanya menjadi juara dunia nomor 5K jalan raya, tetapi juga menjadi rekor nasional Eritrea.
Sebelum tampil di Copenhagen, Seare sudah menunjukkan perkembangan besar sepanjang 2026.
Beberapa pencapaiannya:
- Juara 5000 meter Kejuaraan Afrika 2026 di Accra
- Masuk 10 besar lomba 10K jalan raya di Boston
- Masuk 10 besar lomba 10K jalan raya di Atlanta
- Juara Elite 5K World Athletics Road Running Championships Copenhagen 2026
Jakob Ingebrigtsen Tetap Tampil Kuat Usai Cedera Achilles
Meski gagal meraih emas, Jakob Ingebrigtsen tetap menunjukkan performa impresif.
Pelari Norwegia tersebut mencatat 12:59, sekaligus menjadi rekor nasional Norwegia untuk nomor 5K jalan raya.
Hasil ini menjadi bagian dari kembalinya Ingebrigtsen setelah menjalani operasi Achilles pada Februari 2026.
Sebelumnya, ia berhasil:
- memenangkan gelar Eropa 5000 meter di Birmingham
- meraih gelar Ultimate 5000m di Budapest
- kembali bersaing dalam level tertinggi dunia
Ingebrigtsen mengakui bahwa strategi finisnya kurang tepat karena ia melakukan sprint terlalu awal.
Jimmy Gressier Ikut Warnai Persaingan Elite 5K
Pelari Prancis Jimmy Gressier juga menjadi bagian penting dalam jalannya perlombaan.
Bersama Flavien Szot, Gressier membantu membangun tempo awal sebelum akhirnya mengambil posisi terdepan.
Namun, kerja keras tersebut membuat energinya terkuras ketika lomba memasuki fase akhir. Gressier akhirnya tidak masuk podium setelah kelompok depan mulai terpecah.
Meski demikian, kontribusinya membuat lomba Elite 5K Copenhagen berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal.
Hasil Lengkap Elite 5K Putra World Athletics Copenhagen 2026
| Posisi | Atlet | Negara | Waktu |
|---|---|---|---|
| 1 | Dawit Seare | Eritrea | 12:56 |
| 2 | Jakob Ingebrigtsen | Norwegia | 12:59 |
| 3 | Saymon Amanuel | Eritrea | 13:00 |
| 4 | Ky Robinson | Australia | 13:04 |
| 5 | Keneth Kiprop | Uganda | 13:04 |
| 6 | Addisu Yihune | Ethiopia | 13:07 |
| 7 | Mezgebu Sime | Ethiopia | 13:08 |
| 8 | Mathew Kipchumba Kipsang | Kenya | 13:11 |
| 9 | Egide Ntakarutimana | Burundi | 13:12 |
| 10 | Maxime Chaumeton | Afrika Selatan | 13:13 |
Kesimpulan
Kemenangan Dawit Seare di Elite 5K World Athletics Road Running Championships Copenhagen 2026 menjadi salah satu kejutan terbesar dalam dunia atletik tahun ini.
Dengan keberanian menyerang di fase akhir dan kemampuan mempertahankan kecepatan tinggi, Seare berhasil mengalahkan Jakob Ingebrigtsen dalam duel dramatis yang ditentukan hanya beberapa detik.
Performa tersebut menandai munculnya bintang baru dari Eritrea dalam persaingan lari jarak jauh dunia.